Metode Sunat Terbaru 2018

  • 0

Metode Sunat Terbaru 2018

Category : perawatan sunat

Metode Sunat Terbaru 2018-sunat yaitu dihilangkannya kulit ujung penis sehingga kepala penis terlihat. diirisnya kulit yang membungkus kepala penis ini sekaligus membersihkan daerah tersebut dari kotoran yang menjadi sarang bakteri penyebab penyakit infeksi saluran kencing.

 Metode Sunat Terbaru 2018

Macam-macam model cara khitan di antaranya:

  1. khitan wajar

Adalah metode yang masih umumnya dipakai. Penghilangan preputium (kuncup ujung penis) dilakukan menggunakan gunting dan klem. Umumnya banyak sekali berakibat perdarahan dan memakan waktu lebih lama.

  1. cara Electric cauter/laser

merupakan alat sunat canggih yang mampu melakukan pemotongan preputium (kuncup ujung penis) dengan cepat, gampang dan sederhana, tanpa luka bakar, akibatnya perdarahan relatif lebih sedikit hingga hampir tanpa perdarahan.

  1. Sunat metode Smart klamp

Adalah salah satu inovasi terbaru di keahlian sirkumsisi (khitan), banyak dipakai di dunia internasional. Alat ini diciptakan memakai teknologi plastik mutakhir dengan standar kadar berkualitas tinggi. Alat ini bekerja dengan cara kerja yang menyamai klem tali pusar bayi, sehingga tanpa memerlukan jahitan dan perban karena hampir tanpa perdarahan.

 

Cara merawat luka setelah khitan dengan cara Smart Klamp

Disini kita akan membahas tentang Metode Sunat Terbaru 2018, Tahap paling penting setelah khitan adalah perawatan, sehingga pengetahuan dan andil orangtua ketika melakukan Bagian perawatan ini ikut mempercepat metode penyembuhan. Bila waktu perawatan tidak dilaksanakan dengan baik dan benar, akan memperlambat metode penyembuhan.

Inilah Contoh tahap-tahap perawatan sesudah Sunat Smart Klamp

 

– Selepas pasien disunat dianjurkan untuk beristirahat sebentar sebelum berkegiatan seperti biasa misalnya  bermain, sekolah, bepergian, bekerja, dsb.

– Segera meminum obat anti-nyeri yang diresepkan untuk menyingkirkan rasa sakit setelah obat bius tidak bekerja lagi.

– selalu menjaga kebersihan tubuh dengan mandi seperti biasa secara teratur. Apabila memungkinkan gunakan air mandi yang ditambahkan dengan antiseptik cair untuk membantu menyingkirkan bakteri atau mikroba.

– Ketika mandi atau setiap sesudah buang air kecil, bersihkan kepala penis (glans) dan sisi dalam tabung Smart Klamp dari kotoran atau sisa air kencing dengan menggunakan air bersih. setelah itu keringkan dengan handuk atau bahan yang menyerap air (misalnya: tisu) agar tidak menjadi lembab.

– selepas mandi, disarankan untuk membubuhkan betadine atau alkohol di bagian luka bekas sunat dengan memakai cotton bud atau kasa steril.

 Metode Sunat Terbaru 2018

Cara Perawatan pencopotoan alat Smart Klamp

Alat dilepas pada hari ke-5 atau sesuai anjuran dokter. Pelepasan alat dapat dikerjakan di rumah atau di dokter.

  1. Langkah pertama adalah membuka klamp pengunci yang berwarna putih.
  2. Klamp pengunci dipotong kedua sisinya menggunakan gunting kuku yang tajam.
  3. Setelah terpotong, tarik dan lepaskan klamp pengunci. Bila sulit berikan sedikit baby oil pada klamp bagian bawah.
  4. Langkahkedua adalah melepaskan tabung yang masih menempel pada kulit penis.
  5. Untuk meminimalisir waktu pelunakan kulit luka/necrotic, maka dianjurkan pula berendam di air hangat yang ditambah dengan PK atau obat antiseptik (Dettol) selama 30 menit. sesudahnya tabung diputar ke kiri dan ke kanan dengan perlahan (seperti gerakan membuka dan menutup tutup botol, tapi jangan dipaksa). apabila tabung belum bisa diputar, ulang perendaman seperti di atas.
  6. sesudah itu kulit luka akan melunak sehingga tabung mudah ditanggalkan. Tabung siap dicopotbila sudah dapat diputar.
  7. Cara mencopot tabung adalah dengan memetik atau “memotek” yaitu mengarahkannya ke kiri atau kanan, ke atas atau ke bawah (tabung jangan dicabut).
  8. Bila tahapan di atas sudah dilakukan tetapi tabung tidak bisa dilepas, mohon menghubungi klinik untuk konfirmasi jadwal pelepasan tabung.

 

Perawatan setelah pelepasan alat Smartklamp

Setelah tabung Smart Klamp lepas, luka sudah mengering sehingga tidak memerlukan perawatan khusus.

sisa luka sunat akan berbentuk menyerupai lingkaran berwarna kehitaman yang merupakan jaringan mati (necrotic) yang tidak berfungsi lagi. Jaringan ini akan copot dengan sendirinya dalam beberapa hari. Dilarang melepaskan necrotic dengan paksa agar menghindari luka yang terbuka.

Jaga bekas luka sunat agar selalu steril dan kering dengan mandi secara teratur dan mengeringkannya dengan baik.

Sehabis mandi disarankan untuk mengkompres luka bekas sunat atau necrotic selama 1 – 2 menit menggunakan kain kasa steril yang dibubuhi sedikit saja Betadine.

Gunakan celana dalam yang sedikit ketat dan hadapkan penis ke atas.

Apabila terdapat keluhan, alangkah baiknya menghubungi atau kontrol ke dokter.

 

Hal-hal penting untuk diketahui

  1. Pada beberapa pasien akan tumbuh inflamasi/pembengkakan. Hal ini umum selama tidak timbul infeksi. Inflamasi itu akan hilang dengan sendirinya. cara yang paling mudah dikerjakan oleh pasien adalah mengurangi kegiatan contohnya berlari dan aktifitas lain yang berpengaruh langsung terhadap pembengkakan. bila dalam beberapa hari bengkak tersebut malah makin membesar, secepatnya konsul kepada dokter untuk memperoleh informasi pengobatan selanjutnya. Baca selanjutnya di Metode Sunat Terbaru 2018
  2. Biasanya necrotic/jaringan kulit mati yang terjadi karena memakai sistem klamp, akan segera mengering dan menyatu dengan sendirinya dengan kulit penis setelah 5 – 7 hari pelepasan klamp. Cara kerja necrotic/jaringan kulit mati ini sama dengan mekanisme pada tali pusar bayi pada ibu yang baru melahirkan. Tapi pusar bayi tersebut akan mengering dan menyatu dengan kulit setelah beberapa hari.
  3. Bekas luka khitan dapat menjadi lembab apabila jaringan necrotic terlepas paksa akibat gesekan dan ereksi atau akibat kondisi lembab pada bekas luka dikarenakan keringat yang berlebih atau tidak dikeringkan pada saat buang air kecil sesudah mandi. Bila terjadi hal tersebut maka disarankan untuk mengkompres luka yang basah dengan kain kasa steril yang dibubuhi sedikit Revanol (kompres kering/kain kasa diperas) sebanyak 10 kali per hari hingga luka sembuh. Bila perlu berikan krim antibiotik.
  4. Bekas luka sunat basah dan seperti bernanah. Hal ini biasanya disebabkan tidak sempurnanya pengeringan setelah mandi atau buang air kecil. Oleskan salep antibiotik pada luka.
  5. Beberapa hari setelah tabung dilepas akan tampak kulit sebelah dalam berbentuk seperti cincin yang melingkar (oedem) dan berwarna agak kemerahan tetapi tidak menimbulkan rasa sakit. Kondisi seperti ini adalah normal dan oedem tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
  6. Bila pasien merasa sakit pada saat buang air kecil biasanya terjadi pada pasien penderita fimosis (pelengketan kulit pada kepala penis dan ujung kulup yang sempit). Pada saat dikhitan, kulit yang lengket tersebut dibuka sehingga terdapat iritasi pada kepala penis. Iritasi yang terkena air kencing akan mengakibatkan rasa perih. Biasanya hal ini hanya dirasakan pada hari pertama saja. Berikan obat analgesik (penghilang nyeri). Apabila setelah 2 × 24 jam setelah khitan masih terasa sakit maka segera konsul ke dokter.
  7. Bila pasien sulit buang air kecil sesudah dikhitan, maka hal ini biasanya diakibatkan karena faktor psikis. Segera konsul ke dokter apabila dalam 1 × 24 jam masih sulit buang air kecil.
  8. Setelah tabung dilepas, anak terkadang mengeluh sakit saat mengenakan celana. Sebenarnya hal ini adalah wajar terjadi akibat adanya gesekan antara kain dengan kepala penis, di mana pada saat sebelum disunat kepala penis tertutup oleh kulit kulup, dan setelah disunat kepala penis menjadi terbuka dan masih terasa sensitif, geli, atau ngilu. Pada saat selanjutnya kepala penis akan beradaptasi dengan gesekan kain.
  9. Selama proses penyembuhan, pasien diperbolehkan untuk tetap melakukan rutinitas hariannya dengan wajar. Seperti berlibur, bersekolah, atau bekerja (bagi dewasa).

 

 


Leave a Reply

Recent Comments

    Categories