Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir

  • 0

Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir

Category : perawatan sunat

Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir -khitan adalah dipotongnya kulit ujung penis yang berakibat kepala penis tampak. Dipotong kulit yang menutupi kepala penis ini sekaligus mensterilkan daerah tersebut dari kotoran yang menjadi sarang kuman penyebab penyakit infeksi saluran kencing.

 Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir

Berbagai model cara khitan di antaranya:

  1. sunat umum

Adalah metode yang masih umumnya digunakan. Pemotongan preputium (kuncup ujung penis) dilakukan menggunakan gunting dan klem. Biasanya banyak sekali terjadi perdarahan dan memakan waktu relatif lama.

  1. cara Electric cauter/laser

merupakan alat sunat modern yang dapat melakukan penghilangan preputium (kuncup ujung penis) dengan cepat, mudah dan sederhana, tanpa luka bakar, akibatnya perdarahan relatif lebih sedikit hingga hampir tanpa perdarahan.

  1. Sunat metode Smart klamp

Merupakan salah satu inovasi terbaru di bidang sirkumsisi (khitan), banyak digunakan di dunia internasional. Alat ini diciptakan dengan teknologi plastik terkini dengan standar mutu berkualitas tinggi. Alat ini bekerja dengan cara kerja yang menyamai klem tali pusar bayi, sehingga tanpa memerlukan jahitan dan perban karena hampir tanpa perdarahan.

 

Cara Perawatan setelah khitan dengan metode Smart Klamp

Disini kita akan membahas tentang Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir , Bagian paling penting setelah khitan adalah perawatan, oleh karena itu pengetahuan dan peranan orangtua saat melakukan Tahap perawatan ini ikut mempercepat metode penyembuhan. Bila saat perawatan tidak dilakukan dengan baik dan benar, akan memperlama proses penyembuhan.

Berikut ini tahap-tahap perawatan setelah Sunat Smart Klamp

 

– Setelah pasien dikhitan diusulkan untuk beristirahat sejenak sebelum beraktifitas seperti biasa misalnya  bermain, sekolah, bepergian, bekerja, dsb.

– Segera mengkonsumsi obat anti-nyeri yang diresepkan untuk menyingkirkan rasa sakit setelah obat bius tidak bekerja lagi.

– selalu menjaga kebersihan tubuh dengan mandi seperti biasa secara teratur. Apabila memungkinkan pakailah air mandi yang ditambahkan dengan antiseptik cair untuk membantu menyingkirkan bakteri atau mikroba.

– Saat mandi atau ketika setelah buang air kecil, bersihkan kepala penis (glans) dan sisi dalam tabung Smart Klamp dari kotoran atau sisa air kencing dengan menggunakan air bersih. setelah itu keringkan dengan handuk atau bahan yang menyerap air (misalnya: tisu) agar tidak menjadi lembab.

– Setelah mandi, disarankan untuk membubuhkan betadine atau alkohol di sekitar luka bekas khitan dengan memakai cotton bud atau kasa steril.

 Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir

Cara Perawatan pencopotoan alat Smart Klamp

Alat dicopot pada hari ke-5 atau sesuai anjuran dokter. Pelepasan alat dapat dikerjakan di rumah atau di dokter.

  1. Langkah pertama ialah membuka klamp pengunci yang berwarna putih.
  2. Klamp pengunci dipotong kedua sisinya dengan gunting kuku yang tajam.
  3. Setelah terpotong, tarik dan lepaskan klamp pengunci. Jika susah berikan beberapa tetes baby oil pada klamp bagian bawah.
  4. Langkahkedua adalah melepaskan tabung yang masih menempel pada kulit penis.
  5. Untuk mempercepat pelunakan kulit luka/necrotic, maka dianjurkan pula berendam di air hangat yang dibubuhkan dengan PK atau obat antiseptik (Dettol) kira-kira 30 menit. Setelah itu tabung diputar ke kiri dan ke kanan dengan perlahan (seperti gerakan membuka dan menutup tutup botol, tapi jangan dipaksa). apabila tabung belum bisa diputar, ulang perendaman seperti di atas.
  6. sesudah itu kulit luka akan melunak sehingga tabung mudah dilepaskan. Tabung siap ditanggalkanbila sudah dapat diputar.
  7. Cara menanggalkan tabung adalah dengan memetik atau “memotek” yaitu mengarahkannya ke kiri atau kanan, ke atas atau ke bawah (tabung jangan dicabut).
  8. Bila tahapan di atas sudah dilakukan tetapi tabung tidak bisa dilepas, mohon menghubungi klinik untuk konfirmasi jadwal pelepasan tabung.

 

Perawatan setelah pelepasan alat Smartklamp

Setelah tabung Smart Klamp lepas, luka sudah mengering sehingga tidak memerlukan perawatan khusus.

sisa luka sunat akan berbentuk menyerupai lingkaran berwarna kehitaman yang merupakan jaringan mati (necrotic) yang tidak berfungsi lagi. Jaringan ini akan copot dengan sendirinya dalam beberapa hari. Jangan melepaskan necrotic dengan paksa agar menghindari luka yang terbuka.

Jaga sisa luka khitan agar selalu steril dan kering dengan mandi secara teratur dan mengeringkannya dengan baik.

setelah mandi disarankan untuk mengkompres luka bekas sunat atau necrotic selama 1 – 2 menit menggunakan kain kasa steril yang dibubuhi sedikit saja Betadine.

Gunakan celana dalam yang sedikit ketat dan hadapkan penis ke atas.

Jika ada keluhan, sebaiknya telepon atau kontrol ke dokter.

 

Beberapa hal penting untuk diketahui

  1. Pada beberapa pasien akan tumbuh inflamasi/pembengkakan. hal tersebut umum selama tidak muncul infeksi. Bengkak itu akan hilang dengan sendirinya. cara yang paling gampang dilakukan oleh pasien adalah mengurangi aktifitas misalnya berlari dan aktifitas lain yang berpengaruh langsung terhadap pembengkakan. jika dalam beberapa hari bengkak tersebut malah makin membesar, secepatnya konsul kepada dokter untuk mendapatkan informasi pengobatan selanjutnya. Baca selanjutnya di Langkah Merawat Luka Sunat Mulai dari Awal hingga Akhir
  2. Pada umumnya necrotic/jaringan kulit mati yang timbul karena memakai sistem klamp, akan segera mengering dan menyatu dengan sendirinya dengan kulit penis setelah 5 – 7 hari pelepasan klamp. Cara kerja necrotic/jaringan kulit mati ini sama dengan mekanisme pada tali pusar bayi pada ibu yang baru melahirkan. Tapi pusar bayi tersebut akan mengering dan menyatu dengan kulit setelah beberapa hari.
  3. Bekas luka sunat dapat menjadi basah apabila jaringan necrotic terlepas paksa akibat gesekan dan ereksi atau akibat kondisi lembab pada bekas luka dikarenakan keringat yang berlebih atau tidak dikeringkan pada saat buang air kecil sesudah mandi. Bila terjadi hal tersebut maka disarankan untuk mengkompres luka yang basah dengan kain kasa steril yang dibubuhi sedikit Revanol (kompres kering/kain kasa diperas) sebanyak 10 kali per hari hingga luka sembuh. Bila perlu berikan krim antibiotik.
  4. Bekas luka khitan basah dan seperti bernanah. Hal ini biasanya disebabkan tidak sempurnanya pengeringan setelah mandi atau buang air kecil. Oleskan salep antibiotik pada luka.
  5. Beberapa hari setelah tabung dilepas akan tampak kulit sebelah dalam berbentuk seperti cincin yang melingkar (oedem) dan berwarna agak kemerahan tetapi tidak menimbulkan rasa sakit. Kondisi seperti ini adalah normal dan oedem tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
  6. Bila pasien merasa sakit pada saat buang air kecil biasanya terjadi pada pasien penderita fimosis (pelengketan kulit pada kepala penis dan ujung kulup yang sempit). Pada saat dikhitan, kulit yang lengket tersebut dibuka sehingga terdapat iritasi pada kepala penis. Iritasi yang terkena air kencing akan mengakibatkan rasa perih. Biasanya hal ini hanya dirasakan pada hari pertama saja. Berikan obat analgesik (penghilang nyeri). Apabila setelah 2 × 24 jam setelah sunat masih terasa sakit maka segera konsul ke dokter.
  7. Bila pasien sulit buang air kecil sesudah disunat, maka hal ini biasanya diakibatkan karena faktor psikis. Segera konsul ke dokter apabila dalam 1 × 24 jam masih sulit buang air kecil.
  8. Setelah tabung dilepas, anak terkadang mengeluh sakit saat mengenakan celana. Sebenarnya hal ini adalah wajar terjadi akibat adanya gesekan antara kain dengan kepala penis, di mana pada saat sebelum dikhitan kepala penis tertutup oleh kulit kulup, dan setelah dikhitan kepala penis menjadi terbuka dan masih terasa sensitif, geli, atau ngilu. Pada saat selanjutnya kepala penis akan beradaptasi dengan gesekan kain.
  9. Selama proses penyembuhan, pasien diperbolehkan untuk tetap melakukan rutinitas hariannya dengan wajar. Seperti berlibur, bersekolah, atau bekerja (bagi dewasa).

 

 


Leave a Reply

Recent Comments

    Categories